Sejarah Desa

Administrator 30 April 2014 17:20:39 WIB

Menurut sejarahnya Desa Panombean berdiri sekitar sebelum Indonesia merdeka diawali dengan kedatangan Suku Simalungun untuk bercocok tanam.

Adapun sebelum terbentuknya Desa Panombean sebelum kemerdekaan hanya ada kelompok masyarakat ,antara lain

  1.  Kelompok PURBA GIRSANG
  2.  Kelompok PURBA TAMBAK
  3.  Kelompok PURBA PAKPAK

Desa Panombean terdiri empat tempat yang terkenal waktu itu  

  1. Sibatu-batu daerah bawah Desa Panombean (Skrg Dusun I)
  2. Gedung Gajah daerah pertengahan Desa panombean (skrg Dusun I )
  3. Panombean ujung desa Panombean (skrg Dusun I Desa Panombean)
  4. Sebrang disebut sebrang karena menyebrang untuk memasuki daerah tersebut (skrg Dusun II Desa Panombean)

 

Tahun 50an Desa Panombean bertambah penduduk dengan datangnya suku-suku  banten dan jawa dari Pulau Jawa untuk bertani. Datang pula suku Batak dari Toba Samosir dan pada Tahun 60 an bertambah lagi penduduk Desa panombean dari pensiunan perkebunan Bandar Negeri dan Kebun sarang giting dan juga mereka yang masih bekerja diperkebunan mampu  yang membeli lahan sebagai penghasilan tambahan sehingga merekapun menetap tinggal di Desa Panombean dan pada Tahun 70 an mulai berkembang keadaan Desa Panombean dengan mulai dibangun Sekolah Dasar, Pustu, Balai Desa  yang masih sangat sederhana. Mata pencarian penduduk desa hanya bertani dan pekerja perkebunan.

 

Mengapa memakai nama Panombean?

Kata Panombean berasal dari bahasa Simalungun yaitu : Panombean yang berarti Pembentukan yang baru di bentuk atau  di huni jadi,Panombean berarti Desa yang baru dihuni atau dibuka,. Atas kesepakatan warga jadilah nama Desa dinamakan Desa Panombean.

Pada tahun awal berdirinya desa sampai dengan tahun 70 an ada istilah yang dikenal didesa waktu itu yaitu istilah Robu-robu. Robu-robu adalah adat istiadat orang simalungun yaitu melakukan pengusiran roh jahat  dengan tujuan semua warga dalam keadaan sehat, sejahtera. setiap tahun sekali dilakukan atau disebut juga dengan tolak bala.            

Seiring perkembangan waktu dengan kedatangan suku-suku lain seperti jawa, sunda, tapanuli, melayu, mandailing dan lain-lain yang diterima dengan tangan terbuka oleh suku simalungun sebagai suku asli sehingga dalam perjalanannya toleransi antar suku, agama dan ras sejak dahulu telah terjalin dengan sinerjis dan harmonis. Hal ini dapat dibuktikan bahwa kepemimpinan di Desa Panombean dipimpin secara terus menerus dan berganti dan diterima oleh seluruh warga dengan tangan terbuka.

Pimpinan Desa Panombean dari Tahun 1946 sampai saat ini yaitu:

  1.  Toguh Purba                       1946 - 1987                           (Simalungun)
  2.  Sahdan Purba (PLT)            1987 - 1988                           (Simalungun)
  3.  Jaidin Purba                       1988 - 2002                           (Simalungun)
  4.  Komat Purba                      2002 - 2007                           (Simalungun)
  5.  Nurmaulina Lubis                2007-2013                             (Mandailing)
  6. Tanjung Purba (PLT)            2013- 2013                            (Simalungun)
  7. Agus Syahputra                   2014 sampai sekarang            (Mandailing)
     
     

Komentar atas Sejarah Desa

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Panombean

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung